Ibu

22 Desember, di Indonesia, tanggal ini diperingati sebagai Hari Ibu. Mungkin ada kejadian-kejadian yang lain yang terjadi juga di tanggal ini. Tapi kali ini saya ingin bicara soal hari Ibu.

Ibu.
Seorang yang mengandung dirimu.
Seorang yang telah rela rahimnya ditumpangi oleh dirimu.
Memelihara kamu, memberikan sebagian apa yang dimakan untuk dialirkan ke dalam janin yang dikandungnya.
Dari satu, menjadi dua.

Ibu.

Ibu.
Seseorang yang cinta kasihnya sakit.
Sangat sakit.
Dia melahirkan, dia merawat, dia menyusuinya.
Tetapi dia juga harus melepas, menyapih, dan merelakan pergi.
Semua demi kemandirian dan kebahagiaan anaknya.

Ibu mencintai tanpa syarat, seorang Ibu tidak pernah meminta apapun untuk kamu membalas rasa cintanya, balasan baginya yang terpenting adalah dirimu bahagia. Dalam cinta Ibu, dua orang yang tadinya bersatu harus berpisah.

Fromm membagi unsur dasar cinta menjadi empat, yang menjadi fondasi dasar dari cinta. Mereka adalah care (perhatian), responsibility (tanggung-jawab), respect (hormat), dan knowledge (pengetahuan). (Fromm, 1985:21).

Dan sifat yang paling menonjol, dari seorang Ibu adalah care (perhatian).

Hubungan seorang Ibu dan Anak dicirikan dengan sangat-sangat tidak adil, tidak setara, dimana seorang anak membutuhkan segala bantuan, dan sang Ibu memberikannya. Sikap altruistic, dan tidak egois ini yang menjadikan cinta seorang Ibu dianggap sebagai bentuk cinta yang tertinggi, dan ikatan emosional yang paling suci. (Fromm, 1985: 39).

Secara alamiah, cinta seorang Ibu kepada anaknya tidak bersayarat. Seorang anak tidak harus menuruti ini-itu, atau sudah memenuhi kondisi-kondisi tertentu. Seorang Ibu mencinta kepada anaknya, karena semata-mata dia adalah anaknya.  Mungkin ini terdengar menyedihkan, dan sayangnya, seringkali yang saya temukan memang begitu adanya.

Cinta seorang Ibu disini adalah cinta yang “ideal” dan jangan menganggap bahwa semua Ibu dapat melakukan hal seperti ini. Fromm menegaskan bahwa ini adalah prinsip-prinsip dasar seorang Ibu. Yang diperlihatkan di seorang Ibu. (Fromm, 1985:32). Figur “ideal” seorang Ibu adalah figur yang memberikan kehidupan, merawat, dan menjaganya.

Beberapa waktu lalu, saya bermain videogames di Android, Fate Grand Order. Menyelesaikan cerita Chapter Babylon. Dan kebetulan, musuh yang saya hadapi sebagai final boss adalah Tiamat. Seorang Dewi dalam Mitiologi Assirya/Babylonia yang memerankan sosok Ibu. Diceritakan di dalam game tersebut, Tiamat menikah dengan Abzu, dan lalu melahirkan anak-anak, dewa-dewa dan manusia.  Tiamat memberikan kehidupan kepada mereka, dan ketika mereka sudah tumbuh besar, sudah mapan, Tiamat malah dibunuh. Dia dibelah dua dengan kampak oleh Marduk, anaknya sendiri, dan dari mayatnya dibentuklah langit dan bumi.

Banyak kisah-kisah mitologi yang menarasikan sosok Ibu sebagai figur yang penuh kasih dan senantiasa melindungi. Gaia dalam mitologi Yunani, Terra dalam mitologi Romawi, dan masih banyak lagi.

Ibu saya sendiri, termasuk sosok Ibu yang tidak “ideal-ideal” banget. Meski Ibu saya sendiri tidak pernah menuntut saya aneh-aneh, tidak pernah meminta saya menjadi PNS, yang Ia tahu, tugasnya sebagai seorang Ibu adalah merawat anak-anaknya, memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, meskipun Ia harus berkorban, meskipun Ia harus menderita, meskipun Ia harus mengubur beberapa impian yang Ia miliki.

Ibu saya hanya berpesan satu, bahwa, apapun itu yang saya lakukan, asal tidak menyimpang dari moralitas dan ajaran-ajaran agama, itu sudah cukup baginya. Mau apapun jalan yang saya tempuh nanti. Hanya itu pesan yang diberikan olehnya.

Seorang Ibu adalah rumah, ia adalah rahim darimana kita keluar.
Ibu adalah alam, tanah, lautan.
Darinya kita diberikan kehidupan.
Terimakasih, Ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s