The Hermit

Belakangan, aku membuka lagi kartu Tarot yang sudah lama tersimpan di dalam lemari, dibungkus sebuah kain sobek, sengaja dibungkus seperti itu, selain memberikan kesan “mistis” (kesan ini penting ketika dulu aku masih menjadi pembaca keliling, sebagai self branding), selain tentu pula menjaga kartunya agar tidak mudah rusak.

Ini agak sedikit random sih, hujan sepanjang hari, dan kartu yang ada di depan muka membuat saya berpikir tentang sesuatu.

The Hermit

The Hermit (Tarot card) - Wikipedia
image source : wikipedia

The Hermit. Sang Pertapa. Versi Raider-Waite, dek kartu yang kebetulan saya miliki juga. Adalah seorang pertapa tua yang memegang lentera dan tongkat, terlihat penuh dengan pengetahuan. Sudah mengetahui dan melihat kejadian-kejadian yang ada dari pinggiran seakan-akan berkata, “aku sudah pernah melihatnya” penuh dengan knowledge and infinite wisdom.

Atau bisa jadi, Sang Pertapa sejatinya adalah orang yang tersesat dan dengan tongkat dan lentera yang ada di tangannya, dia menyusuri jalan-jalan sunyi mencari apa itu pencerahan.

Well, terkait interpretasi daripada kartu tarot, sebenarnya semua bebas saja, ketika melihat, lantas apa yang muncul di kepala, itu bisa jadi artinya. Hanya butuh sedikit kreatifitas dalam interpretasi kartu tarot. Sebab menurut Jung, Tarot adalah arketipe-arketipe yang sudah tersimpan sebenarnya, secara kolektif, di dalam pikiran tiap-tiap manusia.

Tapi umumnya, Hermit dapat diinterpretasikan sebagai : pencerahan spritual, refleksi atas diri, pengetahuan yang cukup, serta kemampuan membimbing. Kualitas-kualitas yang biasanya ada di dalam tokoh-tokoh orang tua yang bijak. Mulai dari Master Oogway si kura-kura dari Kung Fu Panda, Obi-Wan Kenobi / Master Yoda dari Star Wars, hingga Semar dari tokoh pewayangan Jawa.

The Hermit adalah seseorang yang memilih jalan kesendirian untuk menuju pencerahan, menuju ketenangan batin. Belakangan, kondisi saya memang sedang seperti ini.

Virus Covid-19 telah membuat kondisi segala lini tidak keruan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya telah dibuat kacau olehnya. Belum lagi dari pribadi, ada beberapa hal-hal yang membuat saya harus menarik diri dan mengambil langkah solitude, yang merupakan salah satu kualitas atau sifat daripada The Hermit sendiri.

Barangkali, itu yang jadi penyebab, kenapa kartu ini, ketika tadi sore aku coba mainkan, sangat menyentil hingga ke tulang belakang. Barangkali, memang harus menarik diri dahulu dari segala sesuatu, karena kekacauan demi kekacauan yang terjadi di dalam beberapa bulan belakangan.

Saatnya kali ini untuk bertapa.