Kadal Lawan Naga – Godzilla : King of The Monster Review

Image result for godzilla 2
sumber gambar : https://screenrant.com/godzilla-2-early-reactions-hype-monsters-fight-epic/

Sebelum membeli tiket, saya mengharapkan sebuah film dimana monster-monster berukuran raksasa berantem satu sama lain. Saya tidak dikecewakan.

Warning : CONTAIN SPOILERS!

What can I say about this movie, it’s just… great, but not to great, I guess ? Secara plot mungkin membosankan, tetapi secara visual, cukup memanjakan diri ini yang memang senang film-film yang isinya monster, apalagi kalau mereka berantem. Para kritik banyak yang menghujat film ini karena alur plotnya terlalu biasa saja, bahkan banyak bolong dimana-mana. Tentu, plot ceritanya membosankan, mudah ketebak siapa yang akan menang, tentu Godzilla. Kalau bukan dia, tentu film ini akan berjudul lain. Tapi, kalau mereka mau nonton film dengan plot yang complicated, detil sana-sini, dan penuh cerita, sepertinya salah sasaran, bukan film ini yang tepat. Judulnya saja Godzilla : King of The Monster. Kalau terlalu banyak drama, nanti Godzilla : King of Drama judulnya.

Film ini dimulai dengan cukup membosankan, melanjutkan dari seri sebelumnya yang rilis pada tahun 2014. Jujur saya tidak memberikan cukup banyak atensi kepada percakapan manusia yang terjadi di film ini. Cerai, mitologi, korban kehancuran kota,  ekoterorisme, keseimbangan alam, politik, bla bla bla. Persetan dengan itu semua. Dalam paruh pertama film, saya bahkan sempat mendengar orang mendengkur. Mungkin karena dia tidur. Memang sangat membosankan.

Memang sempat salah satu monster muncul di awal, tapi itu hanya fase kelahirannya. Setelah itu? Balik lagi ke drama manusia. Tapi ada satu pesan yang saya pribadi tangkap, bahwa kita harus bisa hidup koeksis dengan spesies, apapun itu, selain manusia. Sebab, yang tinggal di bumi bukan hanya manusia saja. Dalam plot ceritanya, para raksasa atau Titan, tidak muncul secara tiba-tiba semata untuk menghancurkan, kemanapun mereka pergi, selalu ada kehidupan yang mengikuti. Diceritakan, ketika Godzilla tinggal di dalam suatu perairan, ikan disana bertambah menjadi sangat banyak. Kota Boston yang diserang di film sebelumnya, ketika Godzilla kembali ke laut, tempat yang dia langkahi ditumbuhi oleh pepohonan. Godzilla memang seorang (atau seekor?) hero tetapi dengan cara yang anti-hero.

Okay, let’s just stop here before I went preachy…

Selain hal yang saya  sebuthkan di atas, semuanya mulai membosankan lagi. Fuck this. I just wanna see some monsters smash some shit already.

Skip sekian saat, lalu muncul Godzilla, dengan punggung yang menyala, mengintimidasi mereka yang ada di sekitarnya. Setelah itu, mulai muncul Ghidora, seekor monster ganas, setelah sekian lama tertidur, dibangkitkan, dan mereka pun pada akhirnya akan berduel. Tapi tunggu dulu, bukan hanya mereka berdua yang muncul di film ini. Titan yang lain pun ikut muncul, dibangunkan oleh kehadiran Ghidora. Seingat saya, total ada sekitar 6 Titan yang mulai bergerak aktif lagi di bumi. 2 diantaranya akan bergabung untuk bertarung bersama Ghidora dan Godzilla.

Adalah Mothra dan Rodan yang bergabung untuk bertarung. Mothra di tim Godzilla, dan Rodan di tim Ghidora. Jadi mereka main team yah, bukan battle royale. Saat-saat yang ditunggu pun dimulai, mereka berantem, gebuk, sepak, sabet, sembur, tendang. Terus ke manusia. Terus berantem lagi. Terus ke manusia lagi.

(Ini manusianya rese’ banget deh, ganggu orang nonton monster berantem. Bangsat.)

Tapi fighting scene-nya is good, very action packed.

Godzilla is a stupid movie, but awesome. The plot is stupid. The monster fight is awesome.

Overall, Godzilla II adalah film yang bisa dibilang, tidak semua orang dapat menikmatinya. Kupikir, menonton Godzilla II tidak bisa disamakan dengan menonton film-film biasa, pacenya terlalu cepat, plotnya juga membosankan, apalagi jika anda bukan penggemar film monster. Tontonlah Godzilla sebagai film monster, yang menitikberatkan pada visual monsternya, bukan film dengan penuh drama.

On a side note, Godzilla terhubung di dalam suatu semesta yang disebut sebagai “Monsterverse”, yang dimana terdapat Kong di dalamnya. Film Kong yang rilis pada tahun 2017 juga memberikan semacam throwback ke film Godzilla I. Di bagian akhir Godzilla II, Skull Island ditunjukkan dan monster yang ada di dalamnya, Kong muncul sebagai cameo yang berada di dalam lukisan, berhadap-hadapan dengan Godzilla.  Mereka berdua akan hadir di dalam film Godzilla vs. Kong yang direncanakan rilis pada tahun 2020. Setelah Kadal lawan Naga, nampaknya kita akan menyaksikan Kadal berantem lawan Monyet tahun depan.


Before buying the ticket, I was hoping to see a movie where gigantic monster fighting each other. I wasn’t disappointed.

What can I say about this movie, it’s just… great, but not to great, I guess ? Overall plot is boring, but visually, it’s really great for me that love to see monster film, especially when they fight. Many critics says thif film is bad because of the boring plot and got so many plotholes. Sure, the plot maybe boring, and it’s easy to guess which one gonna win, ofcourse it’s Godzilla. If not, the movie title will be named otherwise. If they’re looking for movie with complicated plot, filled in with so many details, and rich in story, they’re in the wrong place. It won’t be called as Godzilla : King of The Monsters. If it’s filled with drama, it’ll be called Gozilla : King of Drama.

This film starts of quite boring. Continuing from the previous movie from 2014. To be honest, I don’t really pay much attention of the human conversation in this movie. Divorce, mythology, casualties, ecoterrorism, balance of nature, politics, bla bla bla. Man, fuck that shit. On the first half of the movie, I even heard someone snoring. Probably he’s too bored.

Mothra did make an appereance early in the movie. But it’s only her birth phase. After that it go back to the human. But there is some kind of message that I get, that we, as a human, have to live coexist with other creature, other species. Because you know, not only humans that live in the earth. In the movie, the Titans, doesn’t only appear as a force of destruction, but, no matter where they go, there always lives that follow. When Godzilla lives in an a certain area in the sea, the fish there always increasing and growing in a rapid speed. Boston that have been wrecked in the movie before, when Godzilla came back to the sea, trees grow on the place that he stepped on. Godzilla is a hero, with a style of anti-hero.

Okay, let’s just stop here before I went preachy…

Selain hal yang saya  sebuthkan di atas, semuanya mulai membosankan lagi. Fuck this. I just wanna see some monsters smash some shit already.

Other than stuffs I mentioned earlier, everything became so much boring again. Fuck this. I just wanna see some monsters smash some shit already.

Skippin a few moments, Godzilla appears, intimidatingly. After that, his rival, Ghidora, finally showed up, after a long time of slumber (I guess, they never tell in this movie). Then they fight. But wait, there’s more. The other Titans also makes an appereance, I think it was around 6, if I remember correctly. 2 of them will fight together with Godzilla and Ghidora.

Mothra and Rodan joins in the fight. Mothra in Godzilla team, and Rodan in team Ghidora. Thought it’d be a battle royale. The moment is on, they fought, kick, smack, punch, bite, and throw each other. But it goes to human. Then they fight again. Then the human again. Then they fight again.

Stupid humans, let me enjoy some monster fight already. Goddamit.

But eh, the fighting scene is good. Very action packed.

Godzilla is a stupid movie, but awesome. The plot is stupid. The monster fight is awesome.

Overall, Godzilla II is a film that, I think, not everyone can enjoy. When you watch this kind of movie, you can’t expect it’s the same like any other movie. The pacing is so fast, IMO, and the plot is boring, especially if you’re not a fan of a monster movie. Watch Godzilla as a monster movie, that heavily focuses on the monster visuals, not a movie full of drama.

On a side note, Godzilla is connected to a universe called “Monsterverse”, alongside with Kong. Kong movie that was realeased in 2017 also give some throwback to Godzilla I. In the ending part of Godzilla II, Skull Island was shown, monsters that inside of it also got mentioned. Kong also appears as a cameo in Godzilla II, as a painting, face to face with Godzilla. They both will appears in Godzilla vs. Kong that is planned to release in 2020.  After a Lizard vs Dragon, it looks like we’ll see Lizard vs. Monkey next year.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s