Menyoal Pena dan Pedang

Pen-n-Sword-696x464
Image Credit : https://expertjoints.com/12572/canna-the-pen-be-mightier-than-the-sword/?age-verified=b29e5b047a

Aku dulu berpikir bahwa kata-kata, tidak akan bisa mempengaruhi hidup seseorang. Barangkali itu cuman pikiran naïf seorang bocah. Orang-orang di lingkungan sekitar juga berkata “ga usah peduliin orang lain ngomong apa,” dan sejenisnya. Ketika aku masih bocah, kata-kata hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tidak lebih, tidak kurang. Ketika seseorang mengatakan hal-hal yang kejam kepadaku, memanggilku aneh-aneh, aku hanya mengibaskan tanga, hanya begitu. Seperti tidak ada yang terjadi.

“Pena lebih tajam daripada Pedang.”

Tetapi tidak, aku dulu berpikir, jika kau ingin membuat seseorang menangis, pukulin saja dia, jika kau ingin meringankan beban seseorang, beradalah di sisinya, peluk mereka, seka air mata yang menjulur dari pinggiran matanya, jika kau melihat seseorang kelaparan, belikanlah atau masakkan sesuatu untuknya. Maksudku, kata-kata tidak mungkin dapat “menyentuh” dirimu, secara harfiah, bukan?

Lalu aku tumbuh, semakin kesini, belajar banyak hal.

Kata-kata atau pena, dapat memberikan pengaruh yang besar kepada kehidupan sesesorang. Kata-kata dapat digunakan untuk membantu mereka, bahkan, kita bisa menggunakan pena untuk menakuti seseorang, lebih efektif ketimbang pedang. Apapun bentuknya. Sebuah novel emosional, sebuah cerita inspiratif yang kita dengarkan, atau suatu tulisan akademis yang kita tulis, bisa saja memberikan pengaruh kepada orang lain, yang jika menggunakan pedang, tidak bisa.

Banyak tokoh-tokoh yang ada dalam sejarah, dapat menggerakkan orang-orang dengan kata-kata. Lisan, ataupun tulisan.

Sebagai beberapa contoh : Orde Baru pernah membredel majalah Tempo, padahal, Tempo hanyalah majalah, barangkali, jurnalis Tempo tidak memiliki “pedang,” mereka hanya memegang “pena,” hanya sekedar kata-kata. Engels dan Marx telah banyak menginspirasi orang-orang untuk melakukan revolusi, Muhammad, meskipun tidak bisa baca-tulis, memiliki banyak pengikut, “pena” yang dimiliki adalah lisannya.

Pena, melampaui batas waktu. Orang-orang di masa lalu, masih dapat “bicara” dengan kita, yang hidup di dalam ruang dan waktu yang berbeda, melalui susunan kata-kata yang mereka tulis di zaman mereka sendiri, mereka dapat “bicara” dengan kita hari ini. Pena juga jauh lebih efisien ketimbang pedang. Kita bisa dengan mudah menyalin kata-kata kita. Kita bisa berargumen dengan orang lain melalui internet, tetapi untuk baku hantam secara langsung, kita harus menemui mereka.

Tetapi, kata-kata tidak melulu aman. Pedang bisa sangat jujur, Pena tidak. Pena bahkan bisa memberikan suatu bentuk justifikasi untuk sebuah ayunan pedang. Pena tidak bisa digunakan untuk membunuh seseorang, secara harfiah, kecuali kamu John Wick, itu juga pake pensil tetapi Pena dapat memicu orang untuk mengayunkan Pedangnya, untuk membunuh ataupun memotong suatu rintangan.

Untuk diriku sendiri, kita dapat menggunakan keduanya, pedang dan pena, tangan dan mulut, di dalam hidup kita. Menggunakan keduanya, adalah memaksimalkan potensi yang kita milki, dengan metodenya masing-masing.

“Pena tidak lebih hebat dari Pedang. Pedang tidak digunakan untuk menulis surat, dan Pena tidak memenangkan pertarungan. Bahwa kekuatan sesungguhnya terletak kepada mereka yang tahu kapan harus menggunakan Pena dan kapan harus mengangkat Pedang.”


 

I used to thought that words, cannot affect someone life. It was a naïve thinking of a child. It does not help either that my social circle always said, “do not think what other people says,” or something along those lines. When I was a child, words means nothing more than a means of communication, nothing more, nothing less. When someone said mean things to me, calling out name to me, I just waved my hands, just like that. As if nothing happened.

“Pen is mightier than Sword.”

But no, I used to think that, if you want to make someone cry, just go kick his ass, if you want to help someone to ease their burden, just be there for them, hug them, rub their tears that comes out from their eyes, if you see someone hungry, feed them, either cook or buy them foods. For me things that are physically visible, give much more meaning than just mere words, if you want to hurt someone, if you want to console  someone, if you want to make someone feel better about them. I mean, words can’t possibly “touched” you, in literal terms, yes ?

 Then I grew up, learning many things along the way.

Words, or pen can have a huge impact on someone life. Words can be used to help them, to inspire them, to make them strong, heck, we can use words to scare someone, more effective than a sword. Whether it’s an emotional novel we read, an inspiring stories to listen to, or an academic papers that we wrote, it can affect someone in a lot of ways, in a way that sword, couldn’t.

There are many historical figures, moved so many people by their words, written or spoken.

Some example : Orde Baru did bredel (ban) Tempo magazine two times, Tempo is just a magazine, their journalist probably never had a “sword,” they only have a “pen,” only words. Engels and Marx have inspired people to do revolution. Muhammad, can’t even read and write, but he have many followers, the “pen” that he have is his spoken words.

A pen, is timeless. People in the past, can still “talk” to us, who lived in different era and time, through words, through the structure of alphabet they wrote in their own time, and then “talk” to us today. The use of words are much, much more efficient than a sword, too. We can make copies of our own words, by writing it down, or spread the ideas by talking to the people. While swords, due to it limitation, can only be used in a less, fewer ways. We can have an argument with other people through the internet, but to actually went fist-to-fist with them, we need to meet them directly.

Then again, words is not completely safe. While sword can stay true to his actions, words are not. Words can even justify a sword swing. For good or bad. Pen can’t be used to kill people, in a literal way, unless you’re John Wick but he uses a pencil but it can trigger people to do things, to swing their swords, whether to kill people, or to cut down an obstacle in our lives.

For me, we can use both pen and sword, we can use fist, and words, to do something in our lives. To use both, is to maximize what potential we have,  through the use of both methods.

“Pen is not mightier than Swords. Swords doesn’t write letters and Pen doesn’t win fight. For true strength lies for those who that knows when to pick the Pen and when to pick the Sword.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s