Tentang Seorang Adik

Ada suatu perkara
Tentang lahirnya suatu makhluk
Ia diciptakan terakhir
sebagai yang paling muda
Ia dimanjakan
diberikannya cara-cara untuk mengkreasi ini itu
dan untuk melihara ini itu

Tetapi datang suatu perkara
Kesalahan pertama
Menyebabkan diusirnya dia dari rumahnya
Merembet lagi kepada kesalahan yang selanjutnya
Ia membunuh sesama saudaranya
Yang bungsu membunuh yang bontot
Lalu kesalahan semakin beranak pinak
dan seterusnya

Sampai pada tiba
Ia mulai memperkosa kakak sulungya
Dikotori
Diobok-obok
Dikorek-korek
Tak tanggung, dengan besi!

Tak puas di situ
Ia menjinakkan kakak tengahnya
Dibuatlah perkawinan sana sini antara mereka
Yang bagus diambil
Yang cacat dibuang
Yang cacat tapi bagus dipertimbangkan
Yang bagus tapi cacat dipertahankan

Diobrak-abrik segala macamnya
Untuk membuat nafsu penasarannya hilang
Menendang karena tidak suka
Membunuh karena hanya mengambil sedikit
Padahal ia tahu
Kedua kakaknya ini tiada punya pikiran.

Si bontot ini
Mengurangajari
Menyakiti
Membunuh
Membinasakan
Memperkosa
Seluruh anggota keluarganya

Adik seperti apa
Yang mampu berlaku seperti ini?

Ah barangkali,
belum saja ditegor oleh Orangtua.
Yang bontot kan,
biasanya dimanjakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s