“Software” dan “Hardware” – Sebuah Esai dari Komputer Error.

Siang ini, aku mendapati komputerku sangat lamban dalam mengelola perintah yang aku masukkan.

Aku pikir, bukan masalah hardware yang menjadi perkara. Sebab, beberapa waktu yang lalu sudah kubersihkan semua bagiannya. Dari jeroan hingga ke kabel-kabel yang malang melintang.

Lalu kuberpikir, mungkin masalahnya terletak di bagian software-nya. Lagipula, komputer ini sudah lama aku tidak install ulang. Dibebani juga dengan banyak software.

Lantas kukeluarkan CD operating system yang telah lama bersemayam di laci meja kerja. Lalu kulakukan install ulang. Bingung melakukan apa sambil menunggu selesainya install. Tiba-tiba terpikirkan untuk menulis esai ini.

“Software” dan “Hardware”

Mungkin, jika diibaratkan, seperangkat komputer sebagai seorang manusia, hardware adalah bentuk fisik kita, rupa kita, otak, mata, dan segala rupa fisik yang diberikan oleh Tuhan pada masing-masing manusia.

Power Supply berfungsi layaknya Jantung, yang memompa seluruh aliran ke dalam bagian-bagian yang lain. Processsor berfungsi sebagai otak yang menghitung, dan meberikan perintah kepada bagian lain. Masing-masing bagian menopang dan berkerjasama dengan bagian yang lain.

Lalu, software, berbeda dengan hardware yang kita terima jadi, yang sudah diberikan sebagaimana adanya, software adalah suatu piranti yanh harus dimasukkan, harus di-install. Software harus di-input sendiri, dimasukkan ke dalam space yang ada di dalam hard drive diri kita.

Kita bisa mendapatkan software ini dari mana saja, dari internet, dikasih sama temen, membelinya, bahkan sampai kapasitas tertentu, software ini dapat kita cipta sendiri.

Lantas, saya membayangkan bahwa software adalah hal-hal yang kita pelajari dalam hidup kita, software ibarat ilmu, pengetahuan, pemahaman yang kita ambil selama komputer menyala dan berfungsi dengan baik.

Dari situ, software yang kita serap dan gunakan tergantung daripada apa yang kita tangkap selama komputer, selama diri kita hidup. Apa yang menjadikanmu, tergantung daripada isimu.

Apa yang kita isi di dalam diri kita, yang tersimpan di dalam hard drive kita, baik yang berupa file atau software, itulah yang kita keluarkan, itulah yang dapat menjadi output kita, ibarat komputer, kita tampilkan apa yang ada di dalam diri kita lewat monitor, lewat speaker.

Oh ya, terdapat beberapa file corrupt ketika aku mencoba mem-back-up data yang harus diselamatkan sebelum masuk proses install ulang. Barangkali, file corrupt terjadi karena suatu malfungsi, yang diakibatkan oleh software, atau hardware, atau bisa saja keduanya.


One thought on ““Software” dan “Hardware” – Sebuah Esai dari Komputer Error.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s